Parquet Flooring

Parquet Flooring

Parquet Flooring orang Indonesia sering menyebutnya parket. Parket ini memang berasal dari istilah bahasa asing, yaitu: parquette. Parquette berarti menyusun potongan-potongan kayu untuk dijadikan penutup lantai.

Parket Flooring (parquet) adalah salah satu laminasi lantai parket (parquet) adalah kepingan atau lembaran kayu berbentuk persegi yang juga disebut ubin kayu, karena fungsinya sama seperti ubin, keramik yang digunakan sebagai material finishing penutup lantai.

parquet flooring

parquete

Dengan berbagai pilihan warna, tekstur, pola, dan model, parket (parquet flooring) terdiri dari dua jenis yaitu.

Berbahan dasar kayu solid atau kayu keras biasa disebut juga solid wood dan yang lapisan atasnya hanya berupa lapisan tipis (veneer) sedangkan bagian bawahnya dapat berupa jenis multiplek atau ply wood atau sering juga disebut kayu lapis (Engineering parquet).

Berikut ini kelebihan dan kekurangan parquet flooring kayu solid dan engineering parquet.

Parquet Flooring dari Kayu Solid

Kelebihan Parket dari Kayu Solid

Lantai parket dengan bahan kayu solid mempunyai penampilan yang lebih bagus atau menarik karena langsung dari pohon dan untuk keawetan lebih baik dari pada jenis lantai kayu lainnya.

Kekurangan Parket dari Kayu Solid

Kelemahan parket kayu solid adalah relatif rawan terhadap kelembapan karena masih bisa memuai dan menyusut. Harga lantai kayu solid lebih mahal di bandingkan dengan Lantai Kayu Lainnya.

Karena lantai parket terbuat dari bahan kayu solid, maka jumlahnya relatif lebih sedikit atau terbatas dan harganya relatif lebih tinggi atau mahal dibandingkan lantai parket dengan bahan kayu sintetis atau laminate.

 

Parquet Flooring Engineering Wood

Kelebihan Parket dari Kayu Laminated (Engineering Wood)

Lantai parket yang berasal dari kayu sintetis atau laminated mempunyai penampilan yang bagus, karena lapisan atasnya masih menggunakan lapisan kayu (veneer). Hal ini membuatnya terlihat seperti lantai kayu solid.

Harganya pun relatif lebih murah dibandingkan lantai parket yang berasal dari kayu solid.

Kekurangan Parket dari Kayu Laminated (Engineering Wood)

Kelemahan lantai kayu berbahan sintetis atau laminated, keawetannya tidak sebagus lantai kayu solid. Parket dari kayu sintetis atau laminated juga sangat rawan dengan kelembapan. Karena kekuatannya relatif dibawah dari kualitas lantai kayu solid.

Jadi wajar saja jika parket dari kayu sintetis atau laminate rawan terhadap serangan rayap.

Parket (Wood Flooring)

  1. Membuat lantai terlihat lebih artistik dan alami dengan banyak pilihan corak & motif kayu
  2. Dapat menyesuaikan suhu ruangan; bersifat menyesuaikan terhadap kondisi cuaca
  3. Dapat menyerap panas dan membuat ruangan terasa lebih sejuk.

Berikut adalah informasi mengenai product Wood flooring (parket)

  1. Membuat lantai terlihat lebih artistik dan alami dengan banyak pilihan corak & motif kayu
  2. Dekorasi interior lantai yang sangat cocok untuk diaplikasikan pada interior rumah, kantor, maupun tempat komersil seperti resto, coffe shop, working space dan lainnya
  3. Dapat menyesuaikan suhu ruangan; bersifat menyesuaikan terhadap kondisi cuaca
  4. Perawatannya mudah, tidak perlu dipel basah cukup dibersihkan dengan vacuum cleaner, sapu halus, dan lap kering
  5. Memberi kesan formal, elegan, natural dan mewah
  6. Menjadikan hunian yang nyaman, memberikan suasana yang sejuk dan alami dan memiliki nilai estetika
  7. Dapat menyerap panas dan membuat ruangan terasa lebih sejuk, lantai kayu dapat menyesuaikan suhu ruangan, dapat menjaga suhu ruangan sehingga membuat ruangan terasa lebih sejuk
  8. Tekstur kayu yang halus dan ringan akan mengurangi resiko cedera sehingga sangat cocok diaplikasikan untuk hunian orang tua dan anak kecil

*   lantai kayu tersedia banyak pilihan motif kayu
** Kualitas dan mutu terjamin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


× How can I help you?